Rusia Klaim Serangan Rudalnya di Pelabuhan Odesa Tak Akan Pengaruhi Ekspor Gandum Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Juru Bicara Pemerintah Rusia, Dmitry Peskov. (Foto: AP)

Kementerian Pertahanan Rusia pada Minggu kemarin akhirnya mengaku telah melakukan serangan rudal di Pelabuhan Odesa, Ukraina, pada Sabtu. Sejumlah kantor berita Rusia pun melaporkan, angkatan bersenjata negara itu telah menghancurkan sebuah kapal perang Ukraina dan rudal antikapal Harpoon yang dipasok AS di Pelabuhan Odesa.

Sebelumnya, militer Ukraina mengatakan sejumlah rudal Rusia menghantam Pelabuhan Odesa pada Sabtu. Serangan itu dinilai mengancam kesepakatan yang baru ditandatangani antara kedua negara sehari sebelumnya. 

Perjanjian itu dibuat untuk membuka blokade ekspor gandum dari beberapa pelabuhan Ukraina di Laut Hitam. Kesepakatan tersebut diharapkan dapat mengurangi kekurangan pangan global yang disebabkan oleh perang.

Perjanjian tersebut ditandatangani oleh perwakilan Rusia, Turki, Ukraina, dan PBB pada Jumat (22/7/2022). Isi kesepakatan itu antara lain, ekspor gandum, makanan, dan pupuk Ukraina dapat melintasi Laut Hitam dari tiga pelabuhan, termasuk Odesa.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak

57 tahun lalu

Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana: Fokus Selesaikan Persoalan Dalam Negeri

57 tahun lalu

KTT Rusia-ASEAN, Putin Jamu 11 Pemimpin Negara ASEAN Hari Ini

57 tahun lalu

Pesawat Pengebom Su-24 Ukraina Jatuh saat Misi Tempur, 2 Pilot Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal