Rusia Ejek Sistem Rudal Patriot AS karena Gagal Lindungi Fasilitas Minyak Saudi

Nathania Riris Michico
Asap terlihat membubung saat kebakaran melanda di pabrik Armco di Abqaiq, Arab Saudi. (Foto: Reuters)

"Sistem pertahanan udara Patriot dan Aegis tidak cocok dengan properti yang diiklankan—mereka tidak efisien terhadap target udara ukuran kecil dan rudal jelajah," ujar sumber militer Rusia itu, seperti dikutip Russia Today, Kamis (19/9/2019).

"Mereka sama sekali tidak dapat mengusir serangan musuh yang melibatkan penggunaan besar-besaran senjata layak terbang dalam pertempuran nyata," ujarnya.

Komentar itu muncul ketika media-media internasional berjuang untuk mencari tahu mengapa militer Kerajaan Arab Saudi tidak dapat melakukan tindakan apa pun untuk menghentikan serangan udara terhadap kilang minyak di Abqaiq dan Khurais.

Pada hari yang sama, Menteri Luar Negeri AS Michael Richard Pompeo mencoba mencari alasan atas kegagalan sistem pertahanan rudal Patriot dalam melindungi kilang minyak Aramco Arab Saudi.

"Kami melihat sistem pertahanan udara di seluruh dunia memiliki keberhasilan yang beragam," kata Pompeo, seperti disampaikan Departemen Luar Negeri AS.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
13 jam lalu

 Kerajaan Arab Saudi Beri 100 Ton Kurma Premium untuk RI jelang Ramadan

Nasional
23 jam lalu

Menhaj Ungkap RI Ekspor Beras hingga Ikan ke Arab Saudi untuk Kebutuhan Jemaah Haji

Internasional
2 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, Sekjen PBB: Ini Momen Genting Dunia

Internasional
4 hari lalu

Horor! Serangan Drone Milisi RSF di Sudan Tewaskan 24 Orang, Termasuk 8 Anak

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal