Ukraina saat ini mengalami kekurangan kapasitas pembangkit yang serius, meski konsumsi listrik turun antara 25 persen dan 30 persen dibandingkan dengan periode sebelum perang. “Sistemnya tetap berjalan, terintegrasi, tidak rusak, atau terputus,” kata Kudrytsky.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky kemudian mengatakan, negaranya berusaha meningkatkan pasokan listrik setiap hari. Akan tetapi, dia mencatat ada masalah di Kiev dan beberapa wilayah lainnya.
“Kita tidak boleh lupa ... bahwa tidak mungkin memulihkan 100 persen sistem energi, seperti sebelum dimulainya teror energi Rusia,” kata Zelensky dalam pidato yang disiarkan lewat video tadi malam.
“Diperlukan waktu. Itu sebabnya pemadaman berjadwal terus terjadi di sebagian besar kota dan kabupaten,” ujarnya.
Pekan lalu, Ukrenergo menyatakan telah memperoleh pinjaman sebesar 300 juta euro dari EBRD untuk memulihkan infrastruktur listrik yang rusak.