KIEV, iNews.id – Pasukan Rusia dilaporkan telah menembakkan lebih dari 1.000 roket dan rudal ke jaringan listrikUkraina sampai hari ini. Namun, fasilitas pembangkit listrik Ukraina masih dapat berfungsi meski mengalami kerusakan besar.
Kondisi itu terungkap lewat laporan kantor berita Interfax Ukraina, dengan mengutip seorang pejabat senior pada Rabu (7/12/2022).
Kepala Eksekutif Ukrenergo (operator jaringan listrik di Ukraina), Volodymyr Kudrytsky mengatakan, para pejabatnya mengunjungi beberapa negara untuk mencari peralatan rumit yang diperlukan untuk perbaikan jaringan listrik yang rusak. Hal tersebut dia ungkapkan pada pertemuan yang digelar oleh Bank Eropa untuk Rekonstruksi dan Pembangunan (EBRD), kemarin.
Delapan gelombang serangan udara oleh pasukan Moskow baru-baru ini terhadap infrastruktur penting telah merusak jaringan listrik Ukraina secara serius. Kerusakan itu menyebabkan pemadaman darurat dan terjadwal di seluruh negeri bekas Uni Soviet itu.
“Serangan ini merupakan pukulan terbesar bagi jaringan listrik yang pernah dilihat umat manusia. Lebih dari 1.000 peluru dan roket ditembakkan ke fasilitas dan saluran listrik, termasuk gardu induk,” kata Kudrytsky.