Rusia Bersiap Gelar Referendum di Ukraina, AS: Komunitas Internasional Anggap Tak Sah

Umaya Khusniah
Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional AS, John Kirby. (Foto: AP Photo)

AS menilai, pejabat Rusia sebenarnya menyadari apa yang mereka lakukan akan kekurangan legitimasi. Referendum tidak akan mencerminkan keinginan rakyat. 

"Rakyat Ukraina, dalam setiap referendum yang bebas dan adil, akan sangat menentang bergabung dengan Rusia," tambahnya.

Komentar itu muncul setelah AS mengumumkan bantuan militer tambahan sebesar 3 miliar dolar untuk pasukan Kiev saat Ukraina memperingati Hari Kemerdekaannya. Menurut Pentagon, paket tersebut mencakup sistem rudal permukaan-ke-udara, roket berpemandu laser, drone Puma, dan senjata kontra-drone VAMPIRE.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
5 jam lalu

Harga Minyak Dunia Mendidih usai Trump Ancam Bombardir Infrastruktur Iran

6 jam lalu

Walkot New York Mamdani Sebut Netanyahu Arsitek Genosida, Desak AS Tangkap

6 jam lalu

Sah! AS dan Arab Saudi Teken Kerja Sama Nuklir Sipil

10 jam lalu

Perang Makin Sengit! Rudal Iran Mulai Tembus Sistem Pertahanan AS, Pangkalan Porak-poranda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal