Rusia Bantah Bantu Nuklir Iran, Serang Balik AS dan Kritik Trump

Komaruddin Bagja
Rusia Bantah Bantu Nuklir Iran, Wakil Ketua Dewan Keamanan Nasional Rusia, Dmitry Medvedev (Foto: EPA)

Medvedev memperingatkan negara-negara yang dengan mudah memainkan isu senjata nuklir dalam retorika politiknya. Rusia, menurutnya, sudah lama berada di bawah pengawasan internasional terkait program nuklirnya.

"Kita jelas tidak boleh berdebat tentang siapa yang memiliki lebih banyak senjata nuklir," ujarnya, dikutip dari Anadolu.

Lebih lanjut, Medvedev juga menyampaikan kekhawatirannya terhadap masa depan perjanjian pengendalian senjata New START antara Rusia dan Amerika Serikat. Meski perjanjian tersebut masih berlaku saat ini, kelanjutannya dinilai tidak pasti.

"Pertanyaannya adalah, apa yang akan terjadi selanjutnya?" ungkapnya.

Pernyataan ini disampaikan sebagai respons terhadap komentar mantan Presiden AS Donald Trump, yang dalam platform Truth Social menyebut adanya kemungkinan beberapa negara, termasuk Rusia, akan memasok hulu ledak nuklir ke Iran.

Trump mempertanyakan ucapan Medvedev yang dianggapnya terlalu santai dalam menyebutkan kemungkinan pasokan nuklir ke Iran, menyebut bahwa seorang pejabat Rusia menyebut kata "N" (nuklir) begitu saja dalam konteks yang mengkhawatirkan.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Breaking News: AS Serang Iran Lagi

57 tahun lalu

Jet-Jet Tempur Israel Gentayangan di Negara-Negara Tetangga, Iran Beri Peringatan Keras

57 tahun lalu

Pemimpin Hizbullah Peringatkan Israel: Tarik Seluruh Pasukan dari Lebanon Tanpa Syarat

57 tahun lalu

Teken Perjanjian Damai dengan AS, Dubes Iran: InsyaAllah Kita Dapatkan Perdamaian Permanen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal