Iran Hentikan Kerja Sama dengan Badan Nuklir PBB, Rusia: Mengkhawatirkan!

Anton Suhartono
Kondisi fasilitas nuklir Fordow Iran setelah dibom Amerika Serikat (Foto: Planet Labs via AP)

MOSKOW, iNews.id - Rusia bisa memahami keputusan Iran menghentikan kerja sama dengan Badan Energi Atom Internasional (IAEA). Parlemen Iran pada Rabu mengesahkan RUU, menghentikan kerja sama dengan IAEA untuk sementara.

Inspektur IAEA tidak diizinkan mengunjungi fasilitas nuklir Iran untuk melakukan pemeriksaan, kecuali dalam kondisi darurat, seperti menilai kerusakan pasca-serangan AS. Itu pun harus melalui izin khusus dari Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran.

Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan, langkah parlemen Iran untuk menangguhkan kerja sama dengan badan pengawas nuklir PBB itu merupakan perkembangan yang mengkhawatirkan. Namun dia mengaitkan keputusan Iran tersebut dengan serangan Israel yang tak berdasar.

Peskov menegaskan, reputasi IAEA telah hancur akibat serangan tersebut.

Dia melanjutkan, masih terlalu dini bagi siapa pun untuk menbuat gambaran nyata mengenai tingkat kerusakan pada tiga fasilitas nuklir Iran akibat serangan udara AS.

Pernyataan itu disampaikan mengomentari komentar Presiden Donald Trump yang menyebutkan bahwa serangan AS menghancurkan program nuklir Iran.

Namun dia yakin Iran dan AS memiliki saluran komunikasi terbuka, oleh karena itu Rusia memantau perkembangan dengan saksama. Seperti diketahui Rusia dan Iran menjalin kerja sama strategis, termasuk program nuklir sipil.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka

57 tahun lalu

Iran Larang Badan Energi Atom Periksa Fasilitas Nuklir yang Hancur Diserang AS

57 tahun lalu

Putin Puji Trump: Pemimpin yang Tak Mudah Dipengaruhi

57 tahun lalu

Putin Sindir Negara Barat yang Yakin Ukraina Akan Menang Perang: Tunggu Saja!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal