Rusia Bangun Sistem Pendeteksi Uji Coba Senjata Nuklir

Anton Suhartono
Rusia membangun sistem pemantauan uji coba senjata nuklir (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Rusia sedang membangun sistem pemantauan uji coba senjata nuklir. Jaringan tersebut merupakan bagian dari Sistem Pemantauan Internasional yang berfungsi mendeteksi tanda-tanda uji coba senjata pemusnah massal.

Kementerian Pertahanan (Kemhan) Rusia menyatakan, pembangunan jaringan diperkirakan akan selesai tahun ini. Sistem bekerja dengan mendeteksi guncangan seismik atau radioaktivitas yang dihasilkan dari uji coba senjata apa pun yang melibatkan ledakan nuklir.

Menurut kemhan, sistem pemantauan segmen Rusia akan dilengkapi dengan stasiun pemantauan ke-32 yang terletak di Pulau Sakhalin di Pasifik.

Sistem Pemantauan Internasional dibentuk berdasarkan Perjanjian Larangan Uji Coba Nuklir Komprehensif (CTBT). Rusia telah mencabut ratifikasi perjanjian larangan uji coba senjata nuklir yang diteken bersama Amerika Serikat (AS) itu. Meski demikian Rusia menegaskan tetap menjadi bagian dari jaringan tersebut meski telah mencabut ratifikasi CTBT.

Seorang pejabat senior pertahanan Rusia mengatakan, pembangunan jaringan ini merupakan bukti tak terbantahkan dari komitmen negaranya terhadap non-proliferasi senjata nuklir serta untuk memperkuat stabilitas nuklir di dunia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Diam-Diam Pemerintahan Trump Kontak Oposisi Israel, Ingin Singkirkan Netanyahu?

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Turun usai AS-Iran Capai Kemajuan Perundingan Damai

57 tahun lalu

Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Ambles ke Rp17.843 per Dolar AS

57 tahun lalu

Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal