Rusia Bakal Bebaskan Hampir 100 Paus Orca dan Beluga dari 'Penjara'

Nathania Riris Michico
Beberapa ekor Paus Orca dan Beluga di penampungan di Rusia. (foto: REUTERS)).

Menurutnya, publik juga sebaiknya dianjurkan melihat hewan-hewan besar itu di habitat mereka yang sesungguhnya.

'Penjara ikan paus' itu menunjukkan betapa kurangnya peraturan di Rusia tentang penangkapan ikan paus, karena banyak perusahaan menggunakan izin penangkapan untuk tujuan pendidikan, namun kemudian menjual ikan paus itu ke akuarium-akuarium di banyak kota dunia, khususnya di China.

Dilaporkan Fox News, Selasa (9/4/2019), kondisi paus-paus itu menarik perhatian internasional, dan Presiden Rusia Vladimir Putin telah memerintahkan pihak berwenang untuk menyelidiki kasus ini dan melepaskan hewan-hewan itu.

Jaksa penuntut Rusia juga sudah mengajukan tuntutan pidana terhadap empat perusahaan yang 'memenjarakan' paus-paus tersebut.

Ikan paus sangat bernilai di pasar gelap, dan aktivis lingkungan setempat meyakini hewan itu ditangkap untuk dijual ke taman hiburan di Cina.

Rusia merupakan satu-satunya negara yang menangkap ikan paus orca untuk akuarium dan menjualnya dengan harga enam juta dolar per ekor.

Menurut kantor menteri lingkungan Rusia, pelepasan ikan-ikan paus itu akan dilakukan dalam musim panas ini.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang

57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

57 tahun lalu

AHY Temui Diaspora di Rusia, Ajak Kolaborasi Dukung Program Pembangunan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal