Rumah Sakit Indonesia Dikepung Israel, Bantah Ada Pejuang Hamas

Anton Suhartono
Staf medis RS Indonesia di Gaza membantah tuduhan Israel fasilitas medis itu menjadi markas para pejuang Hamas (Foto: Reuters)

GAZA, iNews.id - Petugas medis Rumah Sakit Indonesia di Gaza membantah tuduhan Israel, fasilitasnya dijadikan markas para pejuang Palestina, termasuk Hamas. Pasukan Zionis menyerang dan mengepung RS Indonesia sejak Minggu malam hingga Senin (20/11/2023), menyebabkan 12 orang meninggal dunia.

Tuduhan itu juga diarahkan ke RS Al Shifa yang sejauh ini tak bisa dibuktikan secara bertanggung jawab. Video-video yang dirilis militer Israel, menunjukkan temuan senapan serbu AK dan amunisi di rumah sakit tak bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.

Seorang petugas medis RS Indonesia yang tak disebutkan identitasnya membantah tuduhan Israel bahwa para pejuang berada di tempat tersebut. 

Sementara itu Nahed Abu Taaema, direktur Rumah Sakit Nasser di Khan Younis, Gaza selatan, mengatakan sudah mendapat informasi mengenai kondisi di RS Indonesia yang berada di Kota Beit Lahiya.

“Kami mendapat informasi sebelumnya bahwa tank sedang mengepung RS Indonesia. Sayangnya, komunikasi di sana hampir terputus,” ujarnya, kepada Reuters.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Lebanon Rugi Rp72 Triliun akibat Serangan Israel sejak 2 Maret, Belum Termasuk Kerusakan Ekonomi

57 tahun lalu

Menhan Israel Ancam Bunuh Pemimpin Tertinggi Mojtaba saat Iran Gelar Pemakaman Ali Khamenei

57 tahun lalu

Hamas Bubarkan Pemerintahan Gaza di Tengah Proses Gencatan Senjata dengan Israel

57 tahun lalu

Ari Lasso Suarakan Kemerdekaan Palestina di Panggung Prambanan Jazz 2026

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal