Rudal Sarmat Mampu Terbang di Kutub Utara dan Selatan, Rusia: Dia Tak Dapat Dicegat!

Ahmad Islamy Jamil
Penampakan sistem rudal Sarmat milik Rusia. (Foto: Kementerian Pertahanan Rusia)

Dia menjelaskan, meskipun berupa roket propelan cair, Sarmat berakselerasi hampir secepat rudal dengan motor roket padat ringan. Hal ini menurut dia menjadi salah satu alasan mengapa Sarmat akan sangat sulit untuk dicegat. 

Kepala Badan Antariksa Rusia (Roscosmos), Dmitry Rogozin mengatakan, Moskow akan menguji Sarmat sepanjang tahun ini. Militer Rusia juga akan mulai menerima rudal tersebut pada musim gugur 2022.

Roscosmos berencana membangun total 46 rudal Sarmat untuk kebutuhan militer Rusia. Menurut Kementerian Pertahanan Rusia, Sarmat mampu menyerang target pada jarak jauh menggunakan berbagai lintasan penerbangan. Rudal itu juga dijamin mampu mengatasi sistem pertahanan rudal yang ada maupun yang prospektif.

Peluncuran uji coba pertama rudal Sarmat dilakukan pada 20 April lalu. Menurut Wakil Komandan Pasukan Rudal Strategis Rusia Sergei Poroskun, Sarmat akan bertugas selama 50 tahun untuk pertahanan Rusia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

57 tahun lalu

AHY Temui Diaspora di Rusia, Ajak Kolaborasi Dukung Program Pembangunan

57 tahun lalu

Ngamuk! Rusia Bombardir Kiev Ukraina, Hancurkan Gedung Apartemen 24 Lantai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal