Sementara itu Zelensky mengatakan dalam pesan di video bahwa serangan itu disengaja. Dia menyebut serangan Rusia kali ini diperhitungkan dan sengaja mengincar pusat perbelanjaan.
Seorang korban selamat, Ludmyla Mykhailets (43), mengatakan dia dan suaminya sedang belanja saat tiba-tiba terjadi ledakan keras yang melempar mereka ke udara.
"Saya terpental dan ada serpihan menghantam tubuh saya. Seluruh bagian runtuh," katanya, saat ditemui di Rumah Sakit Umum Kremenchuk.
Rusia sejauh ini belum memberikan komentar atas serangan tersebut, namun wakil duta besarnya di PBB, Dmitry Polyanskiy, menyebut Ukraina memanfaatkan insiden itu untuk mendapat simpati jelang pertemuan puncak NATO pada 28-30 Juni.
"Kita harus menunggu apa yang akan dikatakan Kementerian Pertahanan, tapi sudah terlalu banyak perbedaan mencolok," tulis Polyanskiy, dalam cuitan.
Sementara itu Dewan Keamanan PBB akan bertemu hari ini atas permintaan Ukraina setelah serangan itu.
Juru Bicara PBB Stephane Dujarric mengatakan serangan rudal tersebut sangat menyedihkan.