Namun yang terjadi saat ini, Israel malah menggunakan rumah sakit sebagai tempat perlindungan atau perisai dari ganasnya serangan para pejuang Palestina.
"Apa yang terjadi sekarang, sekitar 2 minggu yang lalu sampai hari ini. Israel menempatkan pasukannya (sebagai) tempat perlindungan, markasnya, itu di Rumah Sakit Indonesia yang dulu pada tanggal 6, mereka menuduh bahwa di situ ada markas Hamas," kata Sarbini.
Dia melanjutkan, Israel sebenarnya gagal menaklukkan Gaza Utara kemudian bersembunyi di tempat-tempat seperti RS Indonesia untuk berlindung.
"Jadi di utara tak ada tempat yang aman bagi Israel untuk bersembunyi, untuk berlindung. Jadi mereka menjadikan Rumah Sakit Indonesia sebagai perisai, perisai, dengan harapan Hamas akan ragu-ragu atau tak akan menyerang dengan senjata-senjata mereka ke tempat perlindungan Israel di Rumah Sakit Indonesia," ujarnya.
Oleh karena itu, lanjut Sarbini, MER-C mengecam penggunaan RS Indonesia sebagai markas pasukan Israel.