RS Indonesia di Gaza Dijadikan Perisai dan Markas Pasukan Israel, MER-C Marah Besar

Anton Suhartono
MER-C marah besar mengetahui Rumah Sakit Indonesia di Gaza Utara dijadikan perisai, bahkan markas Pasukan Pertahanan Israel (IDF) (Foto: MER-C)

Sejak itu Israel terus menyerang RS Indonesia termasuk menembaki pasien, petugas medis, serta warga yang mencari perlindungan di dalamnya.

Setelah itu ada kesepakatan gencatan senjata kemanusiaan antara Hamas dan Israel. Momentum itu digunakan untuk memindahkan pasien, petugas medis, serta warga yang mengungsi ke selatan Gaza. 

"Setelah gencatan senjata, kemudian seluruh tenaga medis, pasien, dan warga yang tinggal di Rumah Sakit Indonesia dipaksa untuk dievakuasi. Jadi sebagian mereka dievakuasi ke selatan, ada yang ke tengah, dan beberapa rumah sakit di utara seperti Awda," kata Sarbini, dalam keterangannya, Rabu (20/12/2023).

Praktis, setelah itu RS Indonesia kosong, terbengkalai, dalam kondisi sangat menyedihkan. Bahkan, kata Sarbini, akses menuju RS sulit karena jalan di sekelilingnya diboldozer tentara Zionis.

Meski demikian saat itu ada keinginan dari warga setempat termasuk untuk kerja bakti membersihkannya dengan harapan bisa difungsikan lagi suatu saat kelak.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama

57 tahun lalu

PBB: Israel Hancurkan RS Anak di Gaza, Bikin Bayi Cacat Seumur Hidup

57 tahun lalu

Menteri Israel Kecam AS karena Berdamai dengan Iran: Perilaku Tak Baik!

57 tahun lalu

PBB: Israel Sengaja Bunuh Anak-Anak Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal