RS Bersalin Ukraina Hancur Dibombardir, Komentar Para Pejabat Rusia Ini Berbeda-beda

Anton Suhartono
Rusia dituduh menyerang rumah sakit bersalin di Mariupol, Ukraina (Foto: Reuters)

"Kami pasti akan bertanya kepada militer, karena Anda dan saya tidak punya informasi jelas tentang apa yang terjadi di sana. Militer kemungkinan besar akan memberikan beberapa informasi," kata Peskov. 

Pernyataan berbeda disampaikan Juru Bicara Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Rusia Maria Zakharova yang menyebut pengeboman rumah sakit sebagai hoaks.

"Ini adalah terorisme informasi," kata Zakharova.

Duta Besar Rusia untuk PBB Dmitry Polyanskiy memberikan pernyataan jauh berbeda. Dia mengatakan bangunan yang dibombardir merupakan bekas rumah sakit bersalin yang telah dikuasai pasukan Ukraina.

"Begitulah berita palsu muncul," katanya, seraya menjelaskan, Rusia telah memperingatkan pada 7 Maret rumah sakit itu diubah menjadi markas militer Ukraina.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
3 hari lalu

Pemerintah Jamin Biaya Pasien Cuci Darah BPJS Nonaktif? Ini Kata Wamenkes!

Health
3 hari lalu

Viral Kasus Pasien Cuci Darah Ditolak Berobat gegara BPJS Nonaktif, Wamenkes Turun Tangan!

Nasional
3 hari lalu

Wamenkes Larang Rumah Sakit Tolak Pasien Cuci Darah Status PBI BPJS Nonaktif

Internasional
2 hari lalu

Mengenal Perjanjian Nuklir AS-Rusia New START yang Sudah Tak Berlaku

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal