Rouhani: Pembicaraan dengan AS Sia-Sia jika Sanksi Tak Dicabut

Nathania Riris Michico
Presiden Iran Hassan Rouhani. (FOTO: Reuters/Abdullah Al-deen)

"Jika perjanjian dengan Eropa diselesaikan, kami siap kembali ke komitmen JCPOA, dan pertemuan antara Iran dan 5 + 1 hanya mungkin ketika sanksi dicabut," ujar dia, menambahkan.

Kesepakatan nuklir itu dicapai pada 2015 antara Iran dan enam kekuatan utama, yang merupakan anggota tetap Dewan Keamanan PBB, yakni Inggris, China, Prancis, Rusia, AS, plus Jerman.

Kesepakatan ini memberi Iran bantuan dari sanksi sebagai imbalan karena mengekang program nuklirnya.

Setahun setelah AS menarik diri, Iran pun mulai kembali mengembangkan program nuklirnya. Ini meningkatkan persediaan uranium yang diperkaya hingga melampaui batas 300 kilogram yang ada dalam kesepakatan dan meningkatkan batas 3,67 persen serta meningkatkan sentrifugal canggih.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Perkasa, Rupiah Hari Ini Ditutup Menguat ke Rp17.860 per Dolar AS

57 tahun lalu

Balas Gempuran AS, Garda Revolusi Iran Gempur Lanud Al Azraq Secara Masif

57 tahun lalu

Iran Bantah Klaim AS Sistem Pertahanannya Hancur: Jangan Percaya Musuh!

57 tahun lalu

AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal