Roger, Kanguru 'Berotot dan Tampan' Australia Mati karena Usia Tua

Nathania Riris Michico
Roger, kanguru berotot yang sudah hidup selama 12 tahun, akhirnya mati. (Foto: KANGAROO SANCTUARY ALICE SPRINGS)

"Dia masih bayi saat saya menyelamatkannya dari kantung induknya setelah tertabrak mobil di jalan raya," ujar perawat Roger, Chris "Brolga" Barns.

Foto Roger saat menghancurkan ember logam yang viral di media sosial. (Foto: FACEBOOK / THE KANGAROO SANCTUARY ALICE SPRINGS)

Barns mendirikan pusat penangkaran kanguru itu untuk merawat Roger. Kanguru malang itu kemudian tumbuh menjadi pejantan utama dan punya 12 betina pendamping.

Kini pusat penangkaran itu punya 50 kanguru.

"Awalnya saya dan Roger punya hubungan yang sangat dekat. Namun semakin dia dewasa, dia melihat saya sebagai saingan dan ingin berkelahi dengan saya," papar Barns.

Popularitas Roger meroket pada 2015, saat fotonya menghancurkan ember logam dengan lengannya yang berotot, menjadi viral.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Aktivis GSF Australia: Tentara Israel Perlakukan Kami Lebih Buruk daripada Hewan

57 tahun lalu

Eks Bos Vale WNA Australia Ditunjuk Jadi Bos BUMN Danantara Sumber Daya Indonesia

57 tahun lalu

PM Albanese Telepon Presiden Prabowo, Ucapkan Terima Kasih Ekspor Pupuk ke Australia

57 tahun lalu

Pesawat Timpa Hanggar Picu Kebakaran Besar, 2 Orang Tewas 10 Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal