Ribuan Orang Turun ke Jalan-Jalan di Seluruh Prancis, Tolak Perdana Menteri Baru

Ahmad Islamy Jamil
Para demonstran turun ke jalan di Kota Paris untuk memprotes pengangkatan Michel Barnier sebagai perdana menteri Prancis, Sabtu (7/9/2024). (Foto: AP)

Aksi protes massal juga melanda Pulau Corsica. Di sana, sekitar 100 orang berkumpul di kota terbesarnya, Ajaccio, untuk berunjuk rasa menentang Macron.

Pada Kamis (5/9/2024) lalu, Barnier (73) ditunjuk oleh Macron untuk menjadi perdana menteri, jabatan tertinggi di kabinet Prancis. Keputusan itu diumumkan Macron 60 hari setelah pemilihan parlemen cepat dadakan di negara itu. 

Barnier adalah politikus Prancis tertua yang menduduki jabatan tersebut. Dia menggantikan Gabriel Attal yang berusia 35 tahun dan tercacat sebagai orang termuda yang ditunjuk untuk jabatan itu.

Hasil pemilu terakhir di Prancis membuat negara itu menghadapi kebuntuan politik di parlemen. Sebab, tidak ada partai yang memegang mayoritas. NFP, sebuah aliansi kiri yang mencakup France Unbowed, Partai Sosialis, Partai Hijau, dan Partai Komunis, menang dalam putaran kedua pemilu, merebut 182 kursi di Majelis Nasional (DPR) Prancis. 

Koalisi Macron berada di posisi kedua dengan perolehan 168 kursi. Sementara partai sayap kanan National Rally mendapatkan 143 kursi.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Partai Perindo Minta DPR Segera Bahas RUU Pemilu Libatkan Parpol Nonparlemen

57 tahun lalu

DPR Rancang Aturan Pilpres Tak Diikuti Terlalu Banyak Capres: Jangan Sampai Kayak Kongres

57 tahun lalu

Perindo Dorong Pemilu yang Adil dan Setara: Nomor Urut Parpol Harus Dikocok Ulang

57 tahun lalu

Negara-Negara Barat Kompak Kecam Israel Serang Lebanon: Hizbullah Akan Semakin Kuat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal