Respons Keras Hamas atas Kemenangan Trump: Belajarlah dari Kesalahan Biden!

Maria Christina Malau
Hamas mengingatkan Donald Trump yang memenangkan Pilpres AS 2024 untuk belajar dari kesalahan Presiden AS sebelumnya, Joe Biden. (Foto: AP)

"Posisi kami terhadap pemerintahan baru AS bergantung pada posisi dan perilaku praktisnya terhadap rakyat Palestina, hak-hak mereka yang sah," kata Hamas dalam sebuah pernyataan, melansir Aljazeera.

Presiden AS yang baru harus mendengarkan suara-suara warga Amerika yang menolak agresi Israel di Jalur Gaza. "Pemerintahan baru AS harus menyadari bahwa rakyat kami terus melawan pendudukan dan tidak akan menerima jalan yang mengurangi hak-hak mereka," kata Hamas.

"Pemerintahan Trump yang akan datang harus bekerja serius untuk menghentikan perang genosida dan agresi terhadap rakyat Palestina di Jalur Gaza dan Tepi Barat, menghentikan agresi terhadap saudara-saudara Lebanon, berhenti memberikan dukungan militer dan perlindungan politik kepada entitas Zionis, dan mengakui hak-hak sah rakyat kami," kata Hamas.

Trump dalam pidatonya kemenangannya mengatakan, dia dapat menghentikan perang dalam hitungan jam.

"Saya tidak akan memulai perang, saya akan menghentikan perang. Kami tidak berperang, selama empat tahun kami tidak berperang. Kecuali kami mengalahkan ISIS," kata Trump. 

Seorang sumber dari Times of Israel mengatakan Trump awalnya menyampaikan pesan kepada Benjamin Netanyahu untuk mengakhiri perang di Gaza, ketika pemimpin Israel itu mengunjunginya di Mar-a-Lago di Palm Beach, Florida, Juli lalu. Sebuah laporan menyebutkan, Trump meminta Netanyahu untuk menyelesaikan konflik tersebut sebelum dia dilantik pada tanggal 20 Januari, jika dia memenangkan pemilihan. Trump akhirnya menang atas Wakil Presiden Kamala Harris.

Pemerintahan Biden-Harris sebagian besar mendukung Israel, meskipun Gedung Putih telah berbicara menentang operasi militer Pasukan Pertahanan Israel (IDF) baru-baru ini. Pada bulan Oktober, Presiden Biden menuntut gencatan senjata sesaat sebelum Israel melancarkan operasi militer di Lebanon.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Netanyahu Perintahkan Militer Israel Kuasai 70% Wilayah Gaza, Ini Kata Hamas

57 tahun lalu

Netanyahu Perintahkan Militer Israel Kuasai 70 Persen Wilayah Gaza

57 tahun lalu

Netanyahu Perintahkan Militer Israel Rebut 70% Wilayah Gaza

57 tahun lalu

Israel Serang Gaza saat Idul Adha Tewaskan Puluhan Orang, Hamas: Mereka Ingin Perang Lagi!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal