“Sejujurnya, kesukaan saya adalah mengambil alih minyak di Iran,” kata Trump, seraya menyindir pihak-pihak di dalam negeri AS yang menentang kebijakan tersebut.
Trump juga mengungkapkan bahwa hingga kini belum ada keputusan final terkait rencana pendudukan Pulau Kharg. Namun, dia menegaskan opsi tersebut tetap terbuka.
“Mungkin kita mengambil alih Pulau Kharg, mungkin tidak. Kami punya banyak pilihan,” ujarnya.