“Mereka adalah saudara-saudara kami dan (kami) akan bekerja sama demi tujuan bersama dan kesejahteraan negara ini,” kata Mujahid.
Namun, Massoud tetap menentang dan tidak mengakui kekalahannya. “Kami ada di Panjshir dan perlawanan kami akan berlanjut,” ungkapnya lewat Twitter.
Tidak jelas di mana Massoud berada saat ini. Namun, pria berumur 32 tahun itu mengatakan bahwa dirinya aman, tanpa menjelaskan lebih lanjut.
Mujahid mengatakan, dia telah diberi tahu bahwa Massoud dan mantan Wakil Presiden Afghanistan, Amrullah Saleh, telah melarikan diri ke negara tetangga, Tajikistan.
Sementara itu, Kepala Hubungan Luar Negeri NRFA, Ali Maisam Nazary mengatakan, klaim kemenangan Taliban itu palsu. Dia menegaskan, pasukan oposisi akan terus melawan mereka.