Ramadan, Salat Tarawih di Masjidil Haram Dikurangi Jadi 10 Rakaat Tak Ada Iktikaf

Anton Suhartono
Pelaksanaan Salat Tarawih di Masjdil Haram Ramadan tahun ini dikurangi jadi 10 rakaat (Foto: Okezone)

Mengenai pengurangan rakaat Salat Tarawih sudah dilakukan sejak tahun lalu. Pada April 2020, Raja Salman menyetujui penyederhanaan rakaat salat dari 23, 20 rakaat Tarawih plus 3 rakaat Witir, menjadi 10+3. Namun pelaksanaan Tarawih akan sangat berbeda dengan tahun lalu, di mana kala itu jumlah jemaah sangat dibatasi.

Selain itu tidak ada pelaksanaan iktikaf di Masjidil Haram untuk 10 hari terakhir Ramadan.

Sementara itu ada lima area yang tersedia untuk salat di Masjidil Haram Makkah, di antaranya halaman timur, area khusus untuk jemaah dengan kebutuhan khusus. Jemaah umrah juga dapat melakukan tawaf di lantai 1 selama Ramadan.

Sementara itu mesin pendingin air Zamzam tetap dihentikan, namun petugas akan menyediakan 200.000 botol air Zamzam setiap hari.

Mereka yang ingin berbuka puasa di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi diperbolehkan membawa air dan kurma untuk konsumsi pribadi. Ditegaskan pula jemaah tidak boleh membawa makanan ke dalam lingkungan masjid. Selain itu tidak diperbolehkan membagikan menu buka puasa kepada orang lain.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Masuki Tahun Baru 1448 H, Arab Saudi Ganti Kain Kiswah Kakbah

57 tahun lalu

Usai Haji, Ribuan Jemaah Bergeser ke Madinah Padati Masjid Nabawi

57 tahun lalu

Masya Allah! Begini Penampakan Matahari Tepat di Atas Kakbah saat Hari Arafah

57 tahun lalu

Imam Masjid Nabawi Syekh Ali Hudhaifi Sampaikan Khotbah Arafah 2026, Disiarkan dalam 35 Bahasa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal