Raksasa Teknologi Oracle PHK 21.000 Karyawan usai Fokus Bisnis Beralih ke AI

Aditya Pratama
Perusahaan teknologi, Oracle melakukan PHK terhadap 21.000 karyawan di seluruh dunia dalam setahun terakhir usai menata ulang bisnis berfokus pada AI. (Foto: AP)

Perusahaan memperingatkan bahwa reorganisasi tersebut berpotensi menyebabkan kekurangan tenaga kerja terampil pada posisi tertentu, yang pada akhirnya dapat menurunkan produktivitas dan berdampak pada pendapatan perusahaan.

"Seiring pertumbuhan bisnis cloud dan AI kami, kami akan terus menyeimbangkan sumber daya serta melakukan restrukturisasi pada kelompok pengembangan kami guna memastikan kami memiliki orang yang tepat untuk menghadirkan produk cloud dan AI terbaik bagi pelanggan di seluruh dunia," tulis keterangan Oracle.

Oracle saat ini tengah berlomba memperluas pembangunan pusat data untuk memenuhi kebutuhan perusahaan AI besar seperti OpenAI dan Meta.

Sebelumnya dilaporkan bahwa Oracle berencana menginvestasikan sedikitnya 50 miliar dolar AS untuk infrastruktur pada tahun ini.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

DPR bakal Panggil Satgas Mitigasi PHK Pekan Ini, Bahas Dampak Global ke Pekerja

57 tahun lalu

Dasco Singgung Perang di RI Baru Dimulai saat AS-Iran Menuju Damai, Apa Itu?

57 tahun lalu

Dasco Telepon Dirut Pertamina Bahas Kenaikan Harga Gas Industri yang Picu PHK

57 tahun lalu

Modus Penipuan dan AI Fraud Marak, Dibutuhkan Sistem Keamanan Digital Berlapis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal