Raksasa Teknologi Oracle PHK 21.000 Karyawan usai Fokus Bisnis Beralih ke AI

Aditya Pratama
Perusahaan teknologi, Oracle melakukan PHK terhadap 21.000 karyawan di seluruh dunia dalam setahun terakhir usai menata ulang bisnis berfokus pada AI. (Foto: AP)

Menurut perkiraan sejumlah perusahaan pemantau tenaga kerja, lebih dari 100.000 pekerja sektor teknologi kehilangan pekerjaan dalam setahun terakhir.

Sejumlah karyawan senior Oracle sebelumnya mengungkapkan bahwa perusahaan melakukan PHK dalam jumlah besar pada April lalu. Namun, skala penuh dari pemangkasan tersebut baru diketahui setelah laporan tahunan perusahaan dipublikasikan.

Oracle menyebut langkah tersebut menimbulkan biaya pesangon dan biaya restrukturisasi lainnya sekitar 1,8 miliar dolar AS (sekitar Rp29 triliun) sepanjang tahun lalu.

Nilai tersebut jauh lebih tinggi dibandingkan biaya restrukturisasi sebesar 374 juta dolar AS pada tahun fiskal sebelumnya.

Selain itu, Oracle juga mengakui bahwa proses restrukturisasi yang dijalankan dapat menimbulkan gangguan terhadap operasional perusahaan. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

DPR bakal Panggil Satgas Mitigasi PHK Pekan Ini, Bahas Dampak Global ke Pekerja

57 tahun lalu

Dasco Singgung Perang di RI Baru Dimulai saat AS-Iran Menuju Damai, Apa Itu?

57 tahun lalu

Dasco Telepon Dirut Pertamina Bahas Kenaikan Harga Gas Industri yang Picu PHK

57 tahun lalu

Modus Penipuan dan AI Fraud Marak, Dibutuhkan Sistem Keamanan Digital Berlapis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal