Raja Belgia Ini Dikenal Brutal, Kini Patungnya Dibongkar usai Demonstrasi Antirasial

Ahmad Islamy Jamil
Patung Raja Leopold II di Brussels, Belgia. (Foto: AFP)

ANTWERP, iNews.id – Pemerintah Kota Antwerp di Belgia hari ini menurunkan patung Raja Leopold II. Pembongkaran patung tersebut terjadi beberapa hari setelah diwarnai dengan cat semprot oleh pengunjuk rasa antirasial di kota itu.

Keberadaan patung-patung Leopold II telah lama menjadi sasaran para aktivis karena catatan pemerintahan kolonialnya yang brutal di bekas daerah jajahan Belgia di Afrika.

Gerakan anti-Leopold II itu pun telah mendapatkan momentum dalam beberapa hari terakhir, menyusul pembunuhan seorang pria berkulit hitam, George Floyd, oleh polisi AS pada 25 Mei lalu. Pembunuhan Floyd telah memicu gelombang protes global.

“Patung itu dirusak secara serius minggu lalu dan perlu diperbaiki oleh Museum Patung Middelheim,” kata Juru Bicara Wali Kota Antwerp, Johan Vermant, dikutip AFP, Selasa (9/6/2020).

Dia menuturkan, setelah selesai diperbaiki, patung itu mungkin tidak akan dikembalikan ke ruang terbuka publik seperti sebelumnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

WHO Peringatkan Outbreak Ebola Menyebar Lebih Cepat dari Perkiraan, 1.000 Kasus Terdeteksi!

57 tahun lalu

Korban Tewas Ebola Jadi 100 Orang di Kongo, WHO Peringatkan Potensi Wabah Lebih Besar

57 tahun lalu

Apa Itu Virus Ebola Bundibugyo yang Ditetapkan WHO sebagai Darurat Global?

57 tahun lalu

Mengerikan! Wabah Ebola di Kongo Ternyata Belum Ada Obat maupun Vaksin

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal