Putin Sebut Rusia Akan Terus Dukung Korut Lawan AS

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Rusia Vladimir Putin (kanan) berjabat tangan dengan Pemimpin Korea Utara, Kim Jong Un, saat Kim berkunjung ke Rusia pada September 2023. (Foto: Reuters)

Rusia terus meningkatkan hubungan dengan Korut dan negara-negara lain yang memusuhi Amerika seperti Iran sejak dimulainya agresi militer di Ukraina, lebih dari dua tahun silam. Hubungan Moskow dengan negara-negara itu pun membuat Barat khawatir. 

Amerika Serikat dan Ukraina pada Januari lalu menuduh Rusia menembakkan rudal balistik jarak pendek yang dipasok Koruy ke Ukraina. Namun Rusia menolak untuk mengonfirmasi ataupun menyangkalnya.

Awal pekan ini, Putin dijadwalkan berkunjung ke Korut untuk bertemu Kim. Menurut media Rusia, kedua pemimpin itu mungkin akan mendiskusikan tentang wacana Moskow mendatangkan para pekerja migran dari Korut. 

Untuk diketahui, Rusia mengalami kekurangan tenaga kerja yang parah akibat perang di Ukraina. Pasalnya ratusan ribu warga muda dan angkatan kerjanya pergi berperang atau melarikan diri ke luar negeri untuk menghindari mobilisasi umum.

Satu-satunya perjalanan Putin sebelumnya ke Korut terjadi pada 2000, tahun pertama masa kepresidenannya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Bantah Klaim AS Sistem Pertahanannya Hancur: Jangan Percaya Musuh!

57 tahun lalu

AS Ancam Serang Infrastruktur Iran, Presiden Pezeshkian: Mereka Putus Asa!

57 tahun lalu

Trump Ungkap Heli Tempur Apache AS Ditembak Jatuh Iran Pakai Drone

57 tahun lalu

Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal