Putin Sebut Kereta Anjlok Tewaskan 7 Orang Serangan Teroris, Sebut Ukraina Pelakunya

Anton Suhartono
Vladimir Putin menyebut kecelakaan kereta api di Bryansk yang menewaskan 7 orang merupakan serangan teroris yang dilakukan oleh Ukraina (Foto: AP)

MOSKOW, iNews.id - Presiden RusiaVladimir Putin menyebut kecelakaan kereta api di Bryansk pekan lalu merupakan serangan teroris. Dua jembatan layang diledakkan sehingga puing-puingnya jatuh ke rel di bawahnya, memicu kereta anjlok.

Bukan hanya satu, insiden tersebut terjadi di dua lokasi dalam selang waktu tak berjauhan. Namun satu kereta lainnya adalah kereta barang.

Sejauh ini tujuh orang tewas dan lebih dari 100 orang luka dalam dua insiden tersebut. 

Menurut Putin, serangan itu sengaja menargetkan warga sipil sehingga bisa disebut sebagai terorisme berdasarkan hukum internasional.

"Apa yang terjadi di Wilayah Bryansk adalah serangan yang ditargetkan terhadap warga sipil. Menurut semua norma internasional, tindakan tersebut dianggap sebagai terorisme," kata Putin, dalam rapat kabinet yang digelar secara virtual, seperti dikutip dari Sputnik, Kamis (5/6/2025).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Balas Dendam, Rusia Gempur Fasilitas Peluncuran Drone Kamikaze Ukraina

57 tahun lalu

5 Fakta Ukraina Hancurkan Pesawat-Pesawat Pengebom Rusia, Nomor 4 Mengejutkan

57 tahun lalu

Begini Cara Ukraina Hancurkan Pesawat Pengebom Nuklir Rusia meski Berjarak Ribuan Km

57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal