Putin: Rusia Ingin Bertetangga Baik dengan Ukraina, tapi Saat Ini Tak Mungkin

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Rusia, Vladimir Putin. (Foto: Reuters)

Rusia menganeksasi Semenanjung Krimea dari Ukraina pada 2014. Tak lama setelah itu, Moskow memberikan dukungannya di balik pemberontakan kelompok separatis di wilayah Donbas, bagian timur Ukraina. 

Konflik yang dimulai lebih dari tujuh tahun lalu itu telah menewaskan lebih dari 14.000 orang dan menghancurkan Donbas, jantung industri Ukraina.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Rusia Ancam Serang Kiev saat Peringatan Berakhirnya PD II, Minta Diplomat Asing Mengungsi

Internasional
2 hari lalu

Ukraina Umumkan Gencatan Senjata Victory Day 5-6 Mei, Rusia Pilih Berbeda

Nasional
4 hari lalu

Bahlil Bagikan Kabar Baik, Minyak Rusia Sebentar lagi Masuk Indonesia

Internasional
6 hari lalu

Rusia Sebut Perang Lawan Ukraina dan Negara Barat soal Eksistensi: Eropa Ingin Kami Hancur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal