Proposal Damai Perang Ukraina Untungkan Rusia, Amerika Bantah Isinya Wish Lists Moskow

Anton Suhartono
Marco Rubio membantah pernyataan para senator bahwa proposal 28 poin rencana perdamaian Ukraina merupakan daftar daftar usulan Rusia (Foto: AP)

Sementara para negosiator konflik akan bertemu di Swiss Minggu (23/11/2025) untuk membahas proposal tersebut.

Setelah badai kritik bahwa proposal tersebut hampir sepenuhnya menguntungkan Rusia, beberapa senator AS angkat menggelar konferensi pers di Forum Keamanan Halifax di Nova Scotia, Kanada, Sabtu.

Para senator, Mike Rounds dari Partai Republik, Angus King dari kubu independen, dan Jeanne Shaheen dari Partai Demokrat, mengatakan, proposal damai tersebut bukan sikap resmi AS, melainkan daftar keinginan Rusia.

"Yang dia (Rubio) sampaikan kepada kami adalah ini bukan proposal Amerika. Ini adalah proposal yang diterima oleh seseorang, mewakili Rusia dalam proposal ini. Proposal ini diberikan kepada (Steve) Witkoff (utusan khusus Trump)," kata Rounds.

King menguatkan pernyataan Rounds dengan mengatakan, 28 poin rencana damai yang bocor itu bukan sikap resmi pemerintah AS yang sekarang sedang diajukan kepada Eropa dan Ukraina".

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Klaim Iran Setuju Fasilitas Nuklirnya Diperiksa

57 tahun lalu

Hampir Setengah Warga Israel Dukung Serangan ke Lebanon meski Harus Melawan Trump

57 tahun lalu

Masih Lesu, Rupiah Hari Ini Ditutup Melemah ke Rp17.859 per Dolar AS

57 tahun lalu

Kesal! Trump: AS Bayar Mahal untuk Lindungi Eropa dari Serangan Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal