Trump Beri Waktu Presiden Zelensky 5 Hari Respons Proposal Damai, Beri Ancaman Ini

Anton Suhartono
Donald Trump memicu kontroversi setelah menyodorkan 28 poin rencana perdamaian untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kembali memicu kontroversi setelah secara resmi menyodorkan 28 poin proposal perdamaian untuk mengakhiri perang Rusia-Ukraina. Namun bersama tawaran itu, Trump juga memberikan batas waktu 5 hari (terhitung sejak 22 November) kepada Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky untuk memberikan jawaban.

Namun Trump juga menyertakan ancaman terhadap Zelensky yang membuat Kiev dan sekutu Barat terkejut.

Proposal tersebut, yang menurut Trump masih bersifat belum final, langsung ditolak sebagian poinnya oleh Ukraina dan sejumlah negara Eropa. Trump mengatakan rencana itu dirancang untuk menghentikan konflik yang menurutnya “seharusnya tidak pernah terjadi”.

“Kita ingin mencapai perdamaian. Seharusnya perang itu sudah berhenti sejak lama,” ujarnya, seperti dikutip dari Anadolu, Minggu (23/11/2025).

Namun Trump kembali mengkritik Zelensky yang dianggap tidak menunjukkan niat menghentikan perang. Dengan nada kesal, Trump melontarkan ancaman yang menyiratkan bahwa Ukraina akan dibiarkan sendirian jika tetap menolak rencana tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

AS dan Iran Kembali Saling Serang, Gencatan Senjata di Ujung Tanduk

57 tahun lalu

Donald Trump Buka Peluang Bertemu Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal