Profil Hassan Nasrallah, Pemimpin Hizbullah yang Disebut Tewas dalam Serangan Israel di Beirut

Ahmad Islamy Jamil
Sekretaris Jenderal Hizbullah, Hassan Nasrallah, saat berorasi beberapa tahun silam. (Foto: AP)

JAKARTA, iNews.id - Sekretaris Jenderal Hizbullah, Hassan Nasrallah, dilaporkan tewas akibat serangan Israel di Beirut, Lebanon, Jumat (27/9/2024). Pemimpin gerakan pejuang yang didukung Iran itu termasuk sosok yang lantang melawan pendudukan zionis terhadap Palestina.

Sampai Sabtu (28/9/2024) petang WIB, belum ada tanggapan langsung dari Hizbullah atas laporan kematian pemimpin mereka itu. Berikut profil tentang Nasrallah yang dihimpun dari berbagai sumber.

Hassan Nasrallah lahir pada 31 Agustus 1960 di Bourj Hammoud, sebuah kota kecil di pinggiran ibu kota Lebanon, Beirut. Dia adalah tokoh politik dan militer yang sangat berpengaruh di Timur Tengah. Sejak 1992, dia menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Hizbullah, organisasi politik dan militer Syiah yang didirikan pada 1982 dengan dukungan Iran, terutama setelah invasi Israel ke Lebanon.

Nasrallah tumbuh di lingkungan yang religius. Sejak usia muda, dia tertarik pada agama dan politik. Pada usia 16 tahun, dia bergabung dengan gerakan Amal, sebuah kelompok militer Syiah di Lebanon, sebelum akhirnya memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya di Najaf, Irak. Di sanalah dia bertemu dengan para ulama terkemuka Syiah, termasuk Ayatollah Muhammad Baqir al-Sadr, yang memberikan pengaruh besar pada pandangan ideologisnya. 

Setelah kembali ke Lebanon karena tekanan politik di Irak, dia bergabung dengan Hizbullah dan berkembang pesat dalam struktur organisasi tersebut, menjadi salah satu pemimpin kunci setelah tewasnya Abbas al-Musawi, pemimpin Hizbullah sebelumnya.

Di bawah kepemimpinannya, Hizbullah berkembang menjadi salah satu kekuatan politik dan militer terkuat di Lebanon dan kawasan. Hassan Nasrallah dikenal sebagai orator ulung yang mampu menggerakkan massa dengan pidato-pidatonya yang kuat, penuh semangat, dan mengobarkan rasa kebanggaan Syiah dan anti-zionisme. Nasrallah sering menekankan pentingnya perlawanan terhadap Israel dan pengaruh Barat di Timur Tengah, serta komitmen terhadap perlindungan kepentingan komunitas Syiah di Lebanon.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
35 menit lalu

Militer Israel Kekurangan Tentara akibat Perang Gaza, Paling Sedikit Sepanjang Sejarah

Internasional
19 jam lalu

Trump dan Negara Eropa Kutuk Rencana Israel Caplok Tepi Barat

Internasional
22 jam lalu

Presiden Israel Datang ke Australia, Ribuan Demonstran Bentrok dengan Polisi

Internasional
24 jam lalu

Israel Ngotot Caplok Tepi Barat dari Palestina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal