Profil Halimah Yacob, Presiden Perempuan Pertama Singapura yang Baru Akhiri Masa Jabatan

Andrea Fairuz
Halimah Yacob menjadi perempuan pertama yang menjadi presiden di Singapura. (Foto: Reuters)

Pihak berwenang telah memutuskan untuk hanya mengizinkan kandidat dari komunitas Melayu untuk mencalonkan diri sebagai presiden, sebuah upaya untuk menumbuhkan keharmonisan di negara kota berpenduduk 5,5 juta orang yang didominasi oleh etnis China.

13 September 2017, Halimah terpilih menjadi Presiden ke-8 Singapura juga presiden perempuan pertama dalam sejarah negara tersebut. Keesokan harinya, ia baru dilantik.

Tidak banyak sumber yang mengetahui kehidupan pribadi dan kelanjutan lebih jauh tentang profil Halimah Yacob. Meskipun begitu, menjadi sebuah kebanggaan bagi perempuan Singapura memiliki presiden perempuan pertama dalam sejarahnya.

Demikianlah profil Halimah Yacob sebagai presiden perempuan pertama di Singapura. Hidupnya memang diawali kesulitan ekonomi terlebih dahulu, tapi menjadi presiden sebagai puncak karir politiknya adalah suatu kehormatan bagi dirinya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gugatan Paulus Tannos Ditolak Pengadilan Singapura, Bisa Diekstradisi ke Indonesia

57 tahun lalu

Cetak Sejarah Baru, Kemenag Lantik 15 Perempuan jadi Kepala KUA

57 tahun lalu

Prabowo Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila, BPIP: Semua Mantan Presiden dan Wapres Diundang

57 tahun lalu

Kuota Caleg Perempuan Dipertegas MK, Angkie Yudistia Tekankan Representasi Politik yang Setara

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal