Profil Charlie Kirk, Aktivis Muda Pendukung Trump yang Ditembak Mati saat Diskusi di Kampus

Zulhilmi Yahya
Charlie Kirk, aktivis muda konservatif sekutu dekat Donald Trump ditembak mati (Foto: AP)

JAKARTA, iNews.id - Profil Charlie Kirk, aktivis sayap kanan konservatif Amerika Serikat sekutu dekat Presiden Donald Trump, menarik perhatian. Pria 31 tahun itu ditembak mati saat mengisi acara diskusi yang diselenggarakan Turning Point US, organisasi yang didirikannya di kampus Utah Valley University, Rabu (10/9/2025).

Nama tokoh muda itu semakin berkibar sejak Trump menjabat presiden.

Kirk ditembak di bagian leher saat berbicara di hadapan mahasiswa. Dia masih sempat berbicara meski menderita luka parah, sebelum dilarikan di rumah sakit.

Trump mengumumkan kabar kematian Kirk dan memberikan penghormatan di Truth Social.

"Charlie Kirk yang hebat, bahkan legendaris, telah meninggal dunia. Tak seorang pun anak muda di Amerika Serikat yang memahami atau memiliki hati lebih baik daripada Charlie," kata Trump.

Profil Charlie Kirk

Kirk merupakan putra seorang arsitek yang tumbuh besar di pinggiran kota Chicago, Prospect Heights. Dia kuliah di perguruan tinggi dekat Chicago sebelum keluar untuk mengabdikan diri untuk aktivitas politik.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

57 tahun lalu

Kuwait Tegaskan Tak Izinkan Negara Mana pun Gunakan Wilayahnya Serang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal