Profil Ahmad Al Sharaa Presiden Suriah yang Baru, Pernah Jadi Buruan AS Dihargai Rp162 Miliar

Cut Mutia Fahira
Ahmad Al Sharaa ditunjuk sebagai presiden Suriah di masa transisi (Foto: Anadolu)

Namun pada Juli 2016, Aleppo jatuh ke tangan rezim Assad sehingga membuat kelompoknya pindah ke Idlib. Tak lama setelah itu, Al Sharaa mengumumkan kelompoknya berubah menjadi Jabhat Fateh Al Sham.

Al Sharaa Mendirikan HTS

Pada awal 2017, Al Sharaa mengumumkan penggabungan sejumlah kelompok dengan kelompoknya hingga terbentuklah HTS.

Sebagai pendiri HTS, Al Sharaa menghabiskan waktu hampir 10 tahun untuk memisahkan diri dari pasukan bersenjata lain dan fokus pada operasi transnasional.

HTS menjalankan pemerintahan di Idlib yang didirikannya pada 2017. Seperti layaknya sebuah negara, pemerintahan di Idlib memberikan layanan sipil, pendidikan, kesehatan, peradilan, dan infrastruktur serta mengelola keuangan secara mandiri.

AS Gelar Sayembara Rp162 Miliar Tangkap Al Sharaa

Pemerintah AS pernah menggelar sayembara senilai 10 juta dolar atau sekitar Rp162 miliar untuk menangkap Al Sharaa. Namun sayembara itu dicabut setelah penggulingan Assad.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Tembak Kapal Tanker di Selat Hormuz, AS Akan Balas

57 tahun lalu

Mencekam! Ledakan Guncang Dekat Hotel Tempat Macron Menginap di Damaskus Suriah

57 tahun lalu

Gawat! Iran Ancam Tak Lanjutkan Negosiasi dengan AS

57 tahun lalu

Macron Tiba di Suriah, Pemimpin Barat Pertama Berkunjung Setelah Tumbangnya Rezim Assad

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal