Produsen Pesawat Bombardier Diselidiki terkait Kasus Suap Libatkan Garuda Indonesia

Anton Suhartono
Bombardier diselidiki terkait dugaan kasus suap dan korupsi melibatkan maskapai Garuda Indonesia (Foto: AFP)

LONDON, iNews.id - Orotitas penyelidikan korupsi Inggris SFO menyelidiki produsen pesawat Kanada, Bombardier, terkait dugaan suap dan korupsi kesepakatan dengan maskapai penerbangan PT Garuda Indonesia.

Bombardier mengungkap penyelidikan kasus ini, Kamis (5/11/2020), bersamaan dengan laporan keuangan kuartal ketiga.

Perusahaan menggelar pemeriksaan internal atas transaksi dengan Garuda, termasuk penyewaan pesawat Bombardier CRJ1000 pada 2011 dan 2012. Penyelidikan atas transaksi dengan Garuda dilakukan melibatkan pihak luar.

Disebutkan, peninjauan atas transaksi dengan Garuda dilakukan setelah Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) pada 8 Mei lalu memvonis bersalah mantan direktur utama Garuda Indonesia Emirsyah Satar terkait kasus korupsi dan pencucian uang pengadaan armada melibatkan berbagai produsen, termasuk Bombardier.

Emirsyah Sattar dijatuhi hukuman 8 tahun penjara dan denda Rp1 miliar subsider 3 bulan kurungan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Terima Suap hingga Main Judol, Hakim Pengadilan Tinggi Makassar Dipecat MA

57 tahun lalu

Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Diduga Terima SGD 213.600 dari Bos Blueray di Kasus Suap Impor Barang

57 tahun lalu

Bea Cukai Buka Suara soal Nama Dirjen Djaka Budi Muncul di Kasus Suap Impor

57 tahun lalu

Prabowo Mendadak Panggil Dirut Garuda ke Istana, Ada Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal