Terungkapnya insiden itu bermula tatkala pihak berwenang pertama kali menerima telepon tentang penembakan di sebuah pom bensin. Sebelum aparat keamanan tiba di stasiun pengisian bahan bakar itu, mereka menerima telepon lainnya tentang penembakan kedua di rumah terdekat.
Pelaku, kata Lance, menembak mati seorang pria di pom bensin. Sementara satu perempuan, yang kemudian diketahui sebagai mantan istri Crum, ditemukan tewas di rumah terdekat tadi.
Deputi melacak tersangka di jalan masuk rumah lain dan menangkapnya tanpa perlawanan. Belakangan, diketahui rumah itu ternyata adalah milik Crum. Di sana, aparat menemukan empat mayat lagi: dua di belakang rumah dan dua di jalan raya.
“Aparat menyita sebuah senapan dan dua pistol dari tersangka,” kata Lance.
Seorang pria yang menyaksikan beberapa kejadian di pom bensin mengatakan, dia sempat mengeluarkan pistolnya dan mempertimbangkan untuk menembak tersangka. Namun, karena pelaku bersenjatakan senapan, dia pun urung menembak.