Pria Asia Koma usai Kepala Diinjak secara Brutal di New York

Djairan
Ilustrasi penganiayaan. (Foto: Ist.)

NEW YORK CITY, iNews.id – Seorang pria China, Yao Pan Ma (61), menjadi korban kekerasan di Kota New York, Amerika Serikat (AS). Kepalanya diinjak oleh pria tak dikenal berulang kali saat mengumpulkan botol di Jalan East Harlem, Jumat (23/4/2021) malam waktu setempat.

Saat ini, Ma terbaring dalam keadaan koma sejak ditangani di unit perawatan intensif Rumah Sakit Harlem, Minggu (25/4/2021). Pria yang masih tak sadarkan diri itu dipasangkan ventilator untuk membantu pernapasannya. Wajahnya mengalami memar parah.

Menurut polisi, pada malam kejadian, sekitar pukul 21.00, Ma sedang berjalan dengan kereta belanja penuh barang daur ulang. Tiba-tiba, seorang pria tinggi besar mendorongnya hingga jatuh ke tanah, lalu menginjak kepalanya setidaknya enam kali.

Dalam rekaman video kamera pengawas (CCTV), tampak pelaku kabur usai menganiaya Ma hingga tak bisa berdiri. Istri Ma, Baozhen Chen (57), saat ini merasa sangat ketakutan setelah insiden yang dialami suaminya. Dia tidak lagi merasa aman di lingkungannya sendiri.

“Saya merasa sangat tidak aman dan saya sangat khawatir suami saya tidak akan selamat dari koma. Saya ingin polisi menangkap pria itu secepat mungkin,” kata Chen sambil menangis kepada New York Daily News, dikutip Senin (26/4/2021).

Diketahui, pasangan itu pindah ke Kota New York dari Provinsi Guangdong China pada 2019, untuk mencari pekerjaan dan kehidupan yang lebih baik. Mereka meninggalkan dua anak, dan hanya tinggal berdua di NYCHA’s Wagner Houses, beberapa blok dari lokasi pria tua itu diserang.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Terungkap, Masih Ada Bom AS di Fasilitas Nuklir Iran yang Belum Meledak

Internasional
2 hari lalu

Posting-an Video Barack Obama Bertubuh Monyet, Trump: Bukan Salah Saya!

Internasional
2 hari lalu

Trump Puas Negosiasi Nuklir dengan Iran: Mereka Siap Capai Kesepakatan!

Internasional
2 hari lalu

Trump Dilaporkan Gelar Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian Gaza pada 19 Februari

Internasional
2 hari lalu

Iran Pastikan Negosiasi dengan AS Hanya Bahas Nuklir, Bukan yang Lain

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal