Presiden Tunisia Pecat Menteri Agama gegara Banyak Jemaah Haji yang Meninggal di Saudi

Anton Suhartono
Presiden Tunisia Kais Saied memecat Menteri Agama Brahim Chaibi terkait banyaknya jemaah haji yang meninggal di Saudi (Foto: Reuters)

TUNIS, iNews.id - Menteri Agama Tunisia Brahim Chaibi dipecat terkait banyaknya jemaah asal negara itu yang meninggal dunia selama melaksanakan haji tahun ini. Lebih dari 1.000 jemaah dari seluruh dunia meninggal selama prosesi haji tahun ini, dipicu cuaca sangat panas.

Presiden Kais Saied memecat Chaibi pada Jumat (21/6/2024) setelah muncul kritikan bertubi-tubi mengenai banyaknya jemaah yang meninggal di Makkah. Data mengungkap sedikitnya 49 jemaah haji asal Tunisia meninggal akibat suhu ekstrem di Makkah yang sempat menembus 51 derajat Celsius.

Selain itu beberapa jemaah masih dilaporkan hilang.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Tunisia sebelumnya menyatakan, sebagian besar jemaah asal negaranya yang meninggal di Saudi tak mengantongi visa haji. Arab Saudi tahun ini memberlakukan aturan ketat, yakni melarang pemegang visa selain haji untuk melaksanakan Rukun Islam ke-5 itu.

Menurut Kemlu, mayoritas jemaah Tunisia yang meninggal menggunakan visa wisata, kunjungan, atau umrah.

Sebagian besar dari 1.000 lebih jemaah haji yang meninggal tahun ini berasal dari Mesir. Hal itu memaksa Presiden Abdel Fattah Al Sisi memerintahkan penyelidikan. Kabinet merespons dengan membentuk unit krisis pada Kamis lalu guna mengawal kasus ini. Perusahaan yang memfasilitasi perjalanan bagi jamaah haji tidak resmi akan diselidiki serta dijatuhi sanksi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kemhan Ganti Nama Pelatihan Militer Calon Manajer Kopdes usai 5 Peserta Meninggal

57 tahun lalu

Istana Pastikan Prabowo Monitor Kasus 5 Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil

57 tahun lalu

5 Calon Manajer Kopdes Meninggal saat Latsarmil, Pigai Desak Investigasi dan Evaluasi

57 tahun lalu

1.300 Orang Meninggal Dunia Imbas Gelombang Panas di Eropa, Prancis Terpanggang!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal