Presiden Suriah Al Sharaa Beri Syarat untuk Berdamai dengan Israel, Apa Itu?

Anton Suhartono
Ahmad Al Sharaa memberiksan syarat agar Suriah bisa menormalisasi hubungan dengan Israel (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Ahmad Al Sharaa memberiksan syarat kepada Israel agar Suriah bisa menormalisasi hubungan dengan negara Yahudi itu. Israel harus menarik pasukannya dari perbatasan sebagaimana posisi sebelum tumbangnya rezim Bashar Al Assad pada 8 Desember 2024.

Israel mengerahkan pasukan ke perbatasan Dataran Tinggi Golan yang sebelumnya dikuasai Suriah setelah Al Sharaa dan kelompoknya menggulingkan Assad yang memerintah Suriah selama hampir 25 tahun.

Assad melarikan diri ke Rusia, mengakhiri kekuasaan Partai Baath sejak 1963.

Al Sharaa menegaskan, Amerika Serikat (AS) serta beberapa mitra internasional mendukung sikap Suriah tersebut.

Dalam wawancara dengan surat kabar The Washington Post, Sharaa mengakui Suriah dan Israel telah melakukan negosiasi langsung dan melangkah cukup jauh menuju tercapainya kesepakatan damai.

"Namun untuk mencapai kesepakatan final, Israel harus menarik diri dari perbatasan mereka sebelum 8 Desember," ujarnya, dikutip Rabu (12/11/2025).

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Meja Makan Versailles Jadi Saksi, Donald Trump Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran, Tak Menunggu 19 Juni

57 tahun lalu

Nah, Trump Tiba-Tiba Bilang Tak Adil bagi Iran Tidak Punya Rudal Balistik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal