Presiden Palestina: Genosida Israel di Gaza Akan Dicatat dalam Buku-Buku Sejarah Dunia

Anton Suhartono
Mahmoud Abbas menyampaikan pidato Sidang Umum PBB ke-80 melalui video (Foto: AP)

Setelah menguraikan situasi di Gaza, Abbas beralih ke Tepi Barat, di mana pemerintah sayap kanan Israel terus memperluas permukiman ilegal untuk warga Yahudi. Perampasan lahan dan kekerasan pemukim ilegal, yang dilindungi oleh tentara Israel, masih terus terjadi, bahkan semakin intemsif.

Pernyataanya itu merujuk pada rencana pembangunan permukiman E1 Israel yang akan membagi Tepi Barat menjadi dua bagian serta mengisolasi Yerusalem dari wilayah Palestina sekitarnya. Tindakan yang jelas-jelas pelanggaran terhadap hukum internasional dan resolusi Dewan Keamanan PBB itu hanya akan melemahkan solusi dua negara.

“Mereka (pemukim ilegal) membakar rumah dan ladang (warga Palestina). Mereka mencabut pohon dan menyerang desa, serta menyerang warga sipil Palestina yang tidak bersenjata,” katanya.

“Faktanya, mereka membunuh warga di siang bolong, di bawah perlindungan tentara penjajah Israel," ujarnya, melanjutkan.

Abbas juga menyesalkan dan menentang sepenuhnya seruan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk mewujudkan Greater Israel, mencakup wilayah beberapa negara Arab.

Dalam pidato itu, Abbas turut menyinggung serangan Israel ke Qatar pada 9 September lalu dengan menyebutnya sebagai eskalasi dan pelanggaran berat dan terang-terangan terhadap hukum internasional.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
41 menit lalu

Rayakan Hari Yahudi, Ribuan Pemukim Ilegal Israel Geruduk Masjid Al Aqsa

3 jam lalu

Pasukan Israel Ditipu Pimpinan, Dikirim Perang dengan Jumlah Personel dan Tank Tak Sesuai Janji

9 jam lalu

Walkot New York Mamdani Sebut Netanyahu Arsitek Genosida, Desak AS Tangkap

22 jam lalu

AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Lawan Iran, Minta Tambahan Anggaran Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal