Presiden Jokowi dan PM Australia Albanese Bahas Kerja Sama Baterai Kendaraan Listrik

Anton Suhartono
Presiden Joko Widodo dan PM Australia Anthony Albanese membahas penguatan kerja sama ekonomi hijau (Foto: AAP via AP)

Indonesia merupakan mitra dagang terbesar ke-13 bagi Australia. Nilai investasi Australia di Indonesia mencapai 4,3 miliar dolar pada 2021, dengan batubara di posisi teratas. Sementara nilai perdagangan dua arah bernilai 23,3 miliar dolar Australia.

Dalam pertemuan dengan para pemimpin bisnis, Presiden Jokowi mengatakan Indonesia memiliki potensi tinggi sebagai tujuan investasi. Indonesia, kata Jokowi, mematok target produksi 1 juta mobil listrik dan 3,2 juta sepeda motor listrik pada 2035.

Pada kesempatan itu Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) menandatangani rencana aksi dengan Pemerintah Negara Bagian Australia Barat di bidang rantai pasok mineral kritis dan keterampilan pekerja.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
1 hari lalu

Purbaya Ungkap Subsidi Motor Listrik Rp5 Juta per Unit, Berlaku Mulai Juni 2026

Nasional
2 hari lalu

Mendagri Terbitkan Edaran, Perintahkan Gubernur Gratiskan Pajak Kendaraan Listrik

Nasional
2 hari lalu

Purbaya Siapkan Paket Stimulus Ekonomi Kuartal II 2026: Insentif Mobil Listrik hingga Kredit Murah

Mobil
3 hari lalu

Kendaraan Listrik Bebas Pajak di Jakarta, AEML Ungkap Dampak Berantai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal