Beberapa media Iran pada Senin ramai melaporkan, Pezeshkian telah memerintahkan dimulainya kembali negosiasi nuklir dengan AS. Negosiasi terhenti setelah perang 12 hari dengan Israel pada Juni 2025.
Laporan tersebut mengungkap, pembicaraan bisa segera dimulai kembali di level menlu. Araghchi akan diutus untuk bertemu utusan AS untuk Timur Tengah, Steve Witkoff.
Perkembangan ini terjadi di tengah meningkatnya aktivitas diplomatik, beberapa negara regional, termasuk Turki, dilaporkan berupaya meredakan ketegangan antara Iran dan AS.
Ketegangan semakin meningkat setelah Presiden Trump mengatakan bahwa armada militer AS sedang menuju ke wilayah tersebut.