Presiden Hongaria Bantah Akan Pindahkan Kedubes di Israel ke Yerusalem

Anton Suhartono
Katalin Novak (Foto: Reuters)

Jika terealisasi, Hongaria akan menjadi negara Uni Eropa pertama yang membuka kedubesnya di Israel ke Yerusalem. Negara itu akan mengikuti jejak Amerika Serikat (AS) yang mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Negeri Yahudi. AS menjadi negara pertama yang memindahkan kedubesnya ke Yerusalem yakni pada Mei 2018.

Yerusalem menjadi titik konflik Israel dengan Palestina. Israel mengklaim seluruh wilayah Yerusalem sebagai miliknya, sementara Palestina menginginkan Yerusalem Timur, di dalamnya berdiri Masjid Al Aqsa, sebagai ibu kota negara di masa depan.

Parlemen Israel mengesahkan UU pada 1980 yang menyatakan Yerusalem sebagai ibu kotanya. 

PBB menganggap Yerusalem Timur sebagai daerah pendudukan. Statusnya harus diselesaikan melalui negosiasi antara Israel dan Palestina, bukan diklaim secara sepihak.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Panas! Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

57 tahun lalu

Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Batalyon Keji Israel Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab Bernasib Buruk, 4 Komandan Tewas dan Luka

57 tahun lalu

Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal