Presiden Erdogan: Hamas Bukan Teroris

Muhammad Fida Ul Haq
Presiden Turki Tayyip Erdogan meminta Barat menghentikan narasi Hamas adalah teroris. (Foto: Reuters)

“Saya akan mengusulkan kepada rekan saya (Menteri Luar Negeri Antonio) Tajani untuk mengirimkan protes resmi dan memanggil Duta Besar Turki,” kata Salvini dalam sebuah catatan.

Turki mengutuk kematian warga sipil akibat serangan Hamas pada 7 Oktober di Israel selatan, namun juga mendesak Israel untuk bereaksi dengan cara yang terkendali.

Sejak saat itu, Turki mengutuk keras pengeboman besar-besaran yang dilakukan Israel terhadap Gaza, yang dikuasai oleh kelompok militan Islam tersebut, dan menawarkan untuk menengahi konflik tersebut dan mengirimkan beberapa pengiriman bantuan kemanusiaan.

Erdogan menuduh Israel memanfaatkan niat baik Turki. Turki sebelumnya berupaya memperbaiki hubungan yang telah lama tegang dengan Israel dan Erdogan mengatakan ia kini telah membatalkan rencana perjalanan ke Israel karena peristiwa di Gaza.

Turki, yang menjadi tuan rumah bagi anggota Hamas di wilayahnya, mendukung solusi dua negara terhadap konflik Israel-Palestina yang telah berlangsung puluhan tahun.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Nasional
10 jam lalu

PBNU Sebut Iuran Rp16,9 Triliun di Dewan Perdamaian Bentukan Trump untuk Bangun Gaza

Nasional
24 jam lalu

MUI Dukung RI Gabung Dewan Perdamaian Gaza usai Bertemu Prabowo 

Nasional
1 hari lalu

Prabowo Putuskan Gabung Board of Peace, Menag Ingat Perjanjian yang Diteken Rasulullah

Nasional
1 hari lalu

DPR Buka Suara usai RI Gabung Dewan Perdamaian Bentukan Trump

Nasional
1 hari lalu

JK Respons Dewan Perdamaian Bentukan Trump: Terpenting Hentikan Perang di Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal