Presiden Ahmad Al Sharaa Sebut Trump Dukung Suriah Usir Israel dari Perbatasan

Anton Suhartono
Ahmad Al Sharaa menyebut Donald Trump memberi dukungan penuh terhadap sikap Suriah yang menuntut Israel menarik pasukan dari perbatasan (Foto: AP)

“Kami ingin perdamaian, tapi bukan perdamaian yang timpang. Israel harus menghormati batas yang diakui sebelum rezim Assad jatuh,” ujar Sharaa.

Momen Bersejarah di Washington

Kunjungan Al Sharaa ke AS menjadi momen bersejarah, menandai kali pertama seorang presiden Suriah menginjakkan kaki di Washington sejak kemerdekaan negaranya hampir 80 tahun lalu.

Dalam kunjungannya, Sharaa tidak hanya bertemu Presiden Trump, tetapi juga sejumlah pengusaha dan pejabat tinggi AS untuk membahas peluang investasi dalam program rekonstruksi Suriah pascaperang.

Pertemuan itu memperlihatkan babak baru hubungan diplomatik Suriah-AS, sekaligus membuka jalan menuju perundingan damai yang lebih realistis antara Damaskus dan Tel Aviv.

Dengan dukungan politik dari Trump, posisi Sharaa kini menguat di panggung internasional. Namun, masih harus dilihat apakah Israel bersedia memenuhi syarat utama yang diajukan Suriah, yakni penarikan penuh pasukan dari perbatasan Golan, demi membuka pintu menuju perdamaian permanen di kawasan yang telah lama dilanda konflik itu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump: Kami Bisa Tembak Iran Lagi!

57 tahun lalu

Menteri Radikal Israel Ben Gvir Batal ke AS, Dipersulit Dapat Visa?

57 tahun lalu

Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai

57 tahun lalu

Gawat! Iran Ancam Serang Israel Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal