Presiden Abbas Ucapkan Selamat ke Biden, Indikasi Palestina Ingin Perbaiki Hubungan dengan AS

Arif Budiwinarto
Presiden Palestina, Mahmoud Abbas, tak menutup kemungkina memperbaiki hubungan dengan Amerika Serikat setelah terpilihnya Joe Biden sebagai Presiden AS baru. (foto: AFP)

"Saya berharap dapat bekerja sama dengan presiden terpilih dan pemerintahannya untuk memperkuat hubungan Palestina-Amerika untuk mencapai kebebasan, kemerdekaan, keadilan, dan martabat bagi rakyat kami," lanjutnya.

Palestina bakal cabut boikot terhadap AS

Abbas juga mengindikasikan bakal mencabut boikot terhadap Amerika Serikat yang sudah berlangsung tiga tahun saat Biden mulai bertugas.

Utusan khusus Presiden Palestina Mahmoud Abbas, Nabil Shaath mengatakan, pemerintahan Trump adalah yang terburuk bagi rakyat Palestina. Meski demikian, dia tidak melihat akan adanya perubahan signifikan dalam kebijakan Timur Tengah, khususnya Palestina, dari pemerintahan baru AS.

"Trump menghancurkan hubungan internasional dan juga politik. Apa yang disebut "Kesepakatan Abad Ini" adalah hal terburuk yang dia lakukan untuk Palestina," katanya.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
9 jam lalu

Trump Ancam Hancurkan Gunung Pickaxe Iran, Tempat Sembunyikan Nuklir

12 jam lalu

AS Habiskan Rp671 Triliun untuk Perang Lawan Iran, Minta Tambahan Anggaran Lagi

14 jam lalu

Tegas! Wali Kota New York Zohran Mamdani: Netanyahu Penjahat Perang!

14 jam lalu

Yusril Tegaskan Abdul Karim WN Palestina yang Ditangkap Polri Bukan Aktivis Gaza

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal