Prancis Usul Rencana Keamanan Darurat untuk Lindungi Fasilitas Nuklir Ukraina

Umaya Khusniah
Presiden Emmanuel Macron. (Foto: Reuters)

Salah satu fasilitas nuklir di Ukraina yakni pabrik Chernobyl yang sekarang tidak berfungsi. Fasilitasitu kini berada di bawah kendali Rusia bersama dengan Zaporizhzhia yang dikuasai pada Kamis (3/3/2022).

Ukraina memiliki tiga pembangkit listrik tenaga nuklir aktif lainnya. Ketiganya yakni Khmelnytskyi, Rivne dan Yuzhnoukrainsk. Total ada 15 reaktor nuklir.

Elysee mengatakan Presiden Emmanuel Macron mengadakan pembicaraan dengan Direktur Jenderal IAEA, Rafael Mariano Grossi. Presiden Macron mengaku sangat prihatin tentang risiko terhadap keselamatan nuklir, keamanan, dan penerapan perlindungan internasional akibat invasi Rusia ke Ukraina. 

Macron mengatakan Moskow harus segera menghentikan tindakan militernya yang ilegal dan berbahaya agar otoritas Ukraina dapat mengontrol penuh semua fasilitas nuklir. Dia juga meminta Rusia mengizinkan akses personel yang bebas, teratur, dan tanpa hambatan ke fasilitas untuk memastikan operasi mereka aman dan berkelanjutan.

Semua ini terjadi setelah pasukan Rusia melakukan serangan rudal dan merebut Zaporizhzhia, pembangkit listrik tenaga nuklir terbesar di Eropa.

Grossi dalam pernyataannya memperingatkan, pertempuran telah membuat beberapa fasilitas nuklir dalam bahaya meskipun tidak ada pelepasan bahan radioaktif dari api yang kemudian padam.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Meja Makan Versailles Jadi Saksi, Donald Trump Teken Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir

57 tahun lalu

Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!

57 tahun lalu

Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana: Fokus Selesaikan Persoalan Dalam Negeri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal