Prancis Tolak Klaim ISIS soal Penembakan Pasar Natal di Strasbourg

Anton Suhartono
Mendagri Prancis Christophe Castaner (Foto: AFP)

PARIS, iNews.id - Menteri Dalam Negeri Prancis Christophe Castaner menolak klaim ISIS yang mengaku bertanggung jawab atas penembakan di pasar Natal Strasbourg pada Selasa (11/12/2018).

Pelaku penembakan, Cherif Chekatt, diketahui tak memiliki hubungan dengan kelompok militan tersebut.

Dalam Twitter, sayap propaganda ISIS mengklaim bahwa Cherif merupakan tentaranya. Cherif diketahui memiliki catatan kriminal yang panjang, yakni mendapat 27 kali hukuman di empat negara.

"Benar-benar oportunis," kata Castaner, merujuk kepada klaim ISIS, saat mengunjungi lokasi kejadian, usai pembukaan kembali pasar Natal Strasbourg, Jumat (15/12/2018).

"Kita berhadapan dengan seseorang yang sudah ditelan dengan kejahatan," katanya lagi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Macron Rilis Video Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran: Langkah Penting!

57 tahun lalu

Breaking News: Trump Teken MoU Perjanjian Damai dengan Iran

57 tahun lalu

Negara-Negara Barat Kompak Kecam Israel Serang Lebanon: Hizbullah Akan Semakin Kuat

57 tahun lalu

Istana Bantah Kabar Prabowo bakal ke Italia usai Kunjungi Prancis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal