Prancis Ogah Akui Negara Palestina saat Ini

Anton Suhartono
Stephane Sejourne menyebut pengakuan terhadap negara Palestina merdeka saat ini lebih kepada simbolik atau bermuatan politis (Foto: Reuters)

“Ini bukan sekadar isu simbolis atau persoalan posisi politik, tapi alat diplomasi dalam mewujudkan solusi dua negara, hidup berdampingan dalam perdamaian dan keamanan,” kata Sejourne.

Para diplomat Prancis juga menilai, pengakuan negara Palestina secara simbolis tidak ada gunanya, apalagi tanpa adanya dukungan dari Amerika Serikat (AS), sekutu utama Israel.

AS menegaskan pengakuan negara Palestina harus dicapai melalui negosiasi, bukan pengakuan sepihak. Oleh karena itu AS selalu menggunakan hak vetonya di Dewan Keamanan PBB.

Prancis sedang menuntaskan draf resolusi Dewan Keamanan PBB yang diharapkan akan disepakati pada musim panas. Draf itu memasukkan parameter pembicaraan solusi dua negara kembali ke Dewan Keamanan PBB seraya mengutuk Hamas. Negosiasi menuju solusi dua hampir mati sejak satu dekade terakhir.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Israel Acuhkan AS Lagi, Bombardir Lebanon Tewaskan 5 Orang Usai Pengumuman Gencatan Senjata

57 tahun lalu

Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS

57 tahun lalu

Perwira Militer Israel yang Tewas Dibom di Lebanon Ternyata Pembunuh Bocah Gaza Hind Rajab

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Naik, Aktivitas Pelayaran di Selat Hormuz Belum Pulih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal