“Ukraina mempunyai kebutuhan mendesak akan pertahanan darat-udara yang lebih baik… Rusia mengintensifkan serangannya, khususnya terhadap warga sipil dan infrastruktur sipil,” katanya.
Lecornu mengaku telah meminta Badan Pengadaan Pertahanan Pemerintah Prancis atau DGA (Direction Generale de l'Armement) untuk membuat proposal untuk mempercepat produksi rudal Aster. Rudal itu sendiri diproduksi oleh perusahaan militer Eropa, MBDA.
Rudal Aster juga digunakan di Laut Merah, tempat kapal-kapal Prancis terlibat dalam operasi yang dipimpin AS untuk melawan serangan Houthi.
Bulan lalu, Macron mengungkapkan adanya kemungkinan negara-negara Eropa mengirimkan pasukan ke Ukraina. Namun, dia menggarisbawahi bahwa tidak ada kesepakatan di kalangan sekutu NATO soal itu.
Moskow pun menanggapi pernyataan Macron tersebut dengan mengatakan bahwa pertempuran langsung antara pasukan Rusia dan NATO di Ukraina dapat berubah menjadi Perang Dunia III.